Saat motor servo rusak, tim maintenance biasanya bekerja di bawah tekanan waktu. Pertanyaan yang tidak lengkap ke supplier justru membuat proses lebih lama karena harus bolak-balik konfirmasi. Berikut cara menyiapkan permintaan agar supplier bisa langsung mengecek barang.

1. Temukan nameplate

Hampir setiap motor servo memiliki nameplate, yaitu label data di badan motor. Di sana tercantum merek, model atau part number, serta data teknis seperti daya dan tegangan. Bersihkan label jika tertutup debu atau oli, lalu foto dari depan dengan pencahayaan cukup.

2. Catat juga unit penggeraknya

Motor servo dipasangkan dengan servo drive atau servo amplifier. Jika memungkinkan, catat juga merek dan part number unit tersebut. Informasi ini membantu supplier memastikan motor pengganti cocok dengan sistem yang terpasang.

3. Jelaskan kondisi dan mesinnya

Sebutkan jenis mesin (misalnya CNC milling atau bubut) dan gejala yang terjadi. Informasi singkat ini membantu supplier memahami kebutuhan Anda.

4. Tanyakan garansi

Pastikan Anda tahu apa yang dicakup garansi. Sebagai contoh, motor servo yang dijual PT Dian Niwa Adonai bergaransi satu tahun yang meliputi spare part dan jasa.

Contoh: alur di PT Dian Niwa Adonai

PT Dian Niwa Adonai (PT DNA) adalah supplier motor servo di Bekasi yang menyediakan merek Sanyo Denki (termasuk SANMOTION), Mitsubishi, Panasonic, dan merek lain sesuai kebutuhan. Alurnya sederhana:

  • Kirim merek dan part number, atau foto nameplate, ke Divisi Industri melalui [email protected] atau 0822-1072-9300 (telepon/WhatsApp).
  • Tim mengecek ketersediaan.
  • Penawaran harga dikirimkan kepada Anda.

Selain motor, PT DNA juga menyediakan servo drive Mitsubishi seri MDS dan servo amplifier Sanyo Denki seri PY. Jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan bisa dibaca di FAQ servo PT DNA.